Kamis, 03 Maret 2011

Tips Agar Baterai Ponsel Awet Tidak Cepat Drop

http://4.bp.blogspot.com/_WSZgYcIVUT8/TAsQZlxEPvI/AAAAAAAAAB0/tPy0cB1Jvcw/s1600/13+tips+supaya+baterai+ponsel+tahan+lama.jpg Punya hape bagus tapi baterainya cepet habis (ngedrop) yahhhhhhhh percumaaaaaa, lebih baik punya hape bagus gak ada pulsanya kan ? hehe. Buat yang sudah pernah ngerasain punya hape yang baterainya ngedrop pasti jengkel karena sedikit - sedikit ngecas dan hape gak bisa di bawa kemana - mana karena hape harus selalu di cas. Mungkin tips - tips di berikut bisa membantu agar baterai hape anda tidak cepat nge-drop :


Sebelumnya kita harus tau dulu jenis - jenis baterai hape kita apa (bisa langsung dilihat dari hape atau lihat spesifikasi hape kalian pasti ada tipe baterai), misalkan;


1. NiCD; Baterai jenis ini merupakan generasi pertama. Berkapasitas besar, baterai ini cocok untuk ponsel lama yang bertenaga besar. Sesuai dengan ukuran dan kapasitasnya, proses pengisian ulangnya pun cukup merepotkan.Misalnya, pengisian ulang harus di lakukan pada saat dayanya benar – benar habis. Karena baterai NiCD memiliki memory effect, semakin lama kapasitasnya akan menurun jika pengisian belum kosong benar.

2. NiMh ( Nickel Metal Hydride ); Generasi selanjutnya adalah NiMH. Baterai isi ulang ini masih memiliki memory effect namun hanya bersifat sementara. Jadi lebih fleksibel ketimbang jenis NiCD. Untuk pengisian ulang tak perlu menunggu benar – benar habis, namun dengan konsekuensi akan tersa cepat habis. Namun hal ini hanya berlangsung sementara, saat habis isi kembali dan kemampuannya akan normal lagi.

3. Li-Ion ( Lithium Ion ) Ketimbang dua generasi sebelumnya, tipe ini tak lagi memiliki memory effect. Jadi Anda bisa mengisi ulangnya tanpa menunggu baterai habis. Baterai Li-Ion memiliki ” life cycle ” ( siklus hidup ) yang lebih pendek. Bahkan apabila dicas berlebihan baterai lithium ion akan menurunkan kemampuannya, ketimbang NiCD atau NiMH.

4. Li-Po ( Lithium Polymer )
Ini generasi paling baru baterai isi ulang. Selain ramah lingkungan, keunggulannya di atas baterai Li-Ion. Untuk perawatan baterai Lithium Polymer, tak jauh beda dengan Lithium Ion. Namun, Penanganannya harus ekstra hati – hati. Mengingat sifatnya yang ” liquid ” dengan tekanan yang cukup keras bisa menyebabkan bentuk baterai berubah. Kelemahan Li-Po justru mengharuskan kita mengisi ulang baterai jangan sampai menunggu ponsel mati dengan sendirinya. Atau sebisa mungkin ketika ponsel memberikan peringatan baterai lemah. Jika tidak, ponsel akan susah untuk diaktifkan karena baterai belum pulih sepenuhnya.

Hal yang paling simpel untuk memperpanjang umur baterai adalah dengan sedikit perawatan. Umur baterai rata-rata hingga 400 kali charge dan discharge, sebentar kan? Bagaimana cara mempanjang pemakaiannya? Jika Anda melakukan pengecasan pada setiap malam, umur baterai Anda setidaknya bisa bertahan 12-15 bulan. Jika Anda bisa melakukan pengecasan dua kali seminggu, berarti umur baterai Anda bisa mencapai 2-3 tahun. Jadi, lebih sedikit Anda melakukan pengecasan, maka makin lama pula umur baterai.

Berikut Tips sederhana agar baterai hape anda tidak cepat ngedrop :

1. Matikan bluetooth saat tidak diperlukan.
2. Nonaktifkan fitur wi-fi, karena fitur ini akan membuat baterai cepat terkuras karena ia mencari sinyal wifi.
3. Matikan hape saat melakukan pengecasan.
4. Lepas kondom hape saat pengecasan apabila hape kalian menggunakan kondom.
5. Jangan sering ganti - ganti SIM Card, karena hape waktu mencari sinyal SIM Card akan membutuhkan daya yang besar.
6. Atur kecerahan layar seperlunya.
7. Gunakan profil sesuai kondisi, Misalnya; Bunyi (bunyi saja tidak ada getar), Getar, dan Diam.
8. Hindari hape dari benturan dan cairan, karena bisa - bisa hape akan konslet.
9. Pelajari jenis baterai anda, bagaimana prosedur dalam pengecasannya.

Bookmark and Share

0 komentar:

Posting Komentar

Dapatkan Follow GRATIS Dengan Berkomentar !

Created by Bahrul Ridho Copyright © 2011 frogcungkring All rights reserved